Rabu, 20 Februari 2013

QIRAAT QUR'AN

Definisi Qiraat secara etimologi (bahasa) adalah: Bacaan قَرَأَ – يَقْرَأُ – قِرَأَةً ج قِرَآتٍ Qiraat secara terminologi (istilah) adalah: Madzhab tata cara pengucapan al-Qur'an, bukan seperti definisi tajwid yaitu Pengucapan al-Qur'an secara tertib, sesuai dengan makhraj dan bunyi asalnya. al-Dzahabi dalam kitab Thabaqat al-Qurra’ menyebutkan 7 orang sahabat yang terkenal sebagai guru dan ahli qiraat al-Qur'an, mereka adalah: ‘Utsman bin ‘Affan, ‘Ali bin Abi Thalib, Ubayy bin Ka’ab, Abdullah bin Mas’ud, Zaid bin Tsabit, Abu Darda’ dan Abu Musa al-Asy’ari. Macam-macam qiraat: 1. Mutawatir, yaitu qiraat yang dinukil oleh sejumlah besar periwayat yang tidak mungkin bersepakat untuk berdusta, dari sejumlah orang yang seperti itu dan sanadnya bersambung hingga Rasulullah SAW. Ini yang paling umum dalam qiraat. 2. Masyhur, yaitu qiraat yang shahih sanadnya tetapi tidak mencapai derajat mutawatir, sesuai dengan kaedah bahasa Arab dan rasm (tulisan) Utsmani serta terkenal pula dikalangan para ahli qiraat sehingga tidak dikategorikan qiraat yang salah atau syadz. 3. Ahad, yaitu qiraat yang shahih sanadnya tetapi menyalahi rasm Utsmani, menyalahi kaedah bahasa Arab atau tidak terkenal seperti halnya qiraat masyhur. 4. Syadz, yaitu qiraat yang tidak shahih sanadnya. 5. Mawdhu, yaitu qiraat yang tidak ada asalnya. 6. Mudraj, yaitu sesuatu yang ditambahkan dalam qiraat sebagai penafsiran. Kaedah qiraat yang shahih adalah: 1. Kesesuaian qiraat dengan kaidah bahasa Arab 2. Kesesuaian dengan mushaf Utsmani 3. Shahih sanadnya. Berikut ini adalah faedah beraneka ragamnya qiraat: 1. Betapa terjaga dan terpeliharanya al-Qur'an 2. Meringankan dan memudahkan umat Islam mempelajarinya 3. Bukti kemukjizatan al-Qur'an dari segi kepadatan makna 4. Sebagai penjelasan terhadap apa yang masih global dalam qiraat yang lain Qari Tujuh Yang Masyhur 1. Ibnu 'Amir al-Syami 2. Ibnu Katsir al-Makki 4. Abu Amr al-Bashri 6. Nafi al-Madani 3. 'Ashim al-Kufi 5. Hamzah al-Kufi 7. Al-Kisaiy al-Kufi Imam Qiraat Tujuh dan perawinya No Wilayah Qari’ Rawi I Rawi II 1 Madinah Nafi’ Warsy Qalun 2 Makkah Ibn Katsir Al Bazzi Qanbul 3 Damaskus Ibnu Amir Hisyam Ibn Dakhwan 4 Basrah Abu Amr Al Duri Al Susi 5 Kufah Ashim Hafsh Syu’bah 6 Kufah Hamzah Khalaf Khalad 7 Kufah Al Kasai Al Duri Abu Harits Tiga Imam setelah qiraah tujuh No Wilayah Qari’ Rawi I Rawi II 1 Madinah Abu Ja’ far Isa Ibn Jammaz 2 Basrah Ya’qub Ruways Ruh 3 Kufah Khalaf Ishaq Idris Empat Imam setelah sepuluh No Wilayah Qari’ 1 Makkah Ibn Muhaisin 2 Basrah Al Yazidi 3 Basrah Al Hasan Al Basri 4 Al A’masy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar